Daftar Blog Saya

Selasa, 29 Oktober 2013

Tulisan 4 Softskill


GERAKAN PERUBAHAN
“True Story”


Awalnya saya hidup
seperti yang tidak punya tujuan
Tujuan yang belum pasti
Tujuan akan perbaikan hidup
Tujuan akan meraih masa depan

Yang belum jelas arah dan tujuannya
Yang masih sangat perlu bimbingan
Perlu banyak motivasi
Perlu banyak berinteraksi
Perlu banyak pengalaman

Yang muda yang bercinta
Yang muda yang bereksperimen
Yang muda yah di masa putih abu-abu
Masa putih abu-abu lah masa yang sangat berkesan
Masa yang indah, bahkan tidak pernah hilang di benak ku

Masa-masa sangat banyak pengalaman
Banyak mulai mengenal karakter diri sendiri
Mengenal karakter teman-teman
Mengenal bakat, potensi diri
Yang semuanya serba pengen tahu
Dan yang paling berjasa ialah guru 

Sekilas seperti itulah saya
Dimasa duduk bangku sekolah
Terkadang sampai saat ini saya sangat kangen
Kangen sekali jika mengenang masa putih abu-abu
Sekarang saya sudah duduk di bangku perkuliahan
Di Universitas ternama

Tempat menuntut ilmu yang lebih dalam untuk masa depan
Masa depan yang harus mempunyai tujuan
Terencana dengan menjalani berbagai proses yang tidak mudah
Sunguh sangat jauh berbeda sekali
Masa-masa SMA dan masa-masa KULIAH
Dimana dimasa kuliah saat ini 

Saya merasakan perubahan
Perubahan yang jauh dengan yang dahulu
Entah perubahan dalam sikap, sifat, cara belajar
Dan beradaptasi
Perubahan beradaptasi ini lah yang kadang menyulitkan ku
Menyulitkan bagaimana tips & trik dengan baik dalam beradaptasi 
Di bangku Universitas yang tidak muda
Yeah, saya harus banyak belajar, berinteraksi, dan bersosialisasi

Disinilah yang saya merasakan perubahan
Salah satunya perubahan dalam bersosialisasi
Dengan mulai banyaknya saya bersosialisasi
Saya memiliki, mempunyai banyak perubahan
Dimana saya saat ini bisa terus belajar dan belajar
Menghargai waktu, kesehatan, dan uang

Jumat, 18 Oktober 2013

Tulisan 3 Softskill



Semangat Tiada Henti Untuk Menebar Kebaikan


Bersemangatlah dalam hal yang bermanfaat bagimu
Minta tolonglah kepada allah
Dan janganlah kamu bermalas
Apabila kamu tertimpa sesuatu
Janganlah kamu mengatakan
“seandainya aku berbuat demikian,
Tentu tidak akan begini & begitu,
Tetapi katakan....
Allah yang telah menakdirkan &
Apa yang ia kehendak pasti terjadi
Ketahuilah wahai saudaraku

Sungguh akan ada masa-masa sulit
Masa-masa yang melelahkan
Dan berbagai ujian
Padahal kita tengah berjalan diatas jalan kebenaran
Dan disibukkan dengan berbagai aktivitas yang bermanfaat
Apabila kita teguh diatas kebenaran
Dengan sabar menghadapi berbagai ujian
Niscaya kepedihan akan sirna
Kelelahan akan hilang
Dan yang akan tersisa adalah
Ganjaran dan pahala

Tulisan 2 Softskill


Seutai Kata Tentang Akuntansi Keuangan Menengah 
Mengenai Pengawasan Kas, Kas Kecil, Rekonsilasi Bank, 
dan Rekening Koran


Pendahuluan

Di semester 3 ini ada matakuliah akuntansi keuangan menengah yang start awal akan ngebahas tentang pengawasan kas, kas kecil, rekonsilasi bank, dan rekening koran. Di semester sebelumnya yang ngebahas tentang akuntansi hanyalah di matakuliah pengantar akuntansi. Sekarang di semester 3 belajar akuntansi dipecah menjadi 2 matakuliah yakni, akuntansi keuangan menengah dan akuntansi biaya.
Pembahasan 

            Kas diartikan sebagai alat bayar atau alat tukar dalam transaksi keuangan, dan merupakan aktiva perusahaan yang tidak produktif dan sangat rentan terhadap perubahan nilai atau perubahan daya beli dalam penyalahgunaan. Agar uang kas perusahaan aman dari segala macam pencurian, penggelapan, manipulasi maka setiap penerimaan uang segera disetorkan ke bank, sedangkan setiap pengeluaran kas digunakan cek atau giro bilyet. Karena itu dibentuklah dana kas kecil (petty kas) yang berfungsi untuk membantu bendahara atau kasir khusus untuk pengeluaran-pengeluaran rutin yang jumlahnya relatif kecil dan tidak ekonomis bila dibayar dengan cek. 

          Unsur-unsur yang terdapat dalam lingkup kas, yaitu :
  • Uang kertas
  •  Uang logam
  •  Cek yang belum disetorkan
  •  Simpanan dalam bentuk giro/bilyet
  •  Traveller’s check
  •  Cashier check
  •  Bank draft
  •  Money order
Yang tidak termasuk dalam kas :
  •  Postdated check
  •  Materai
  • Perangko

Metode yang dipakai untuk dana kas kecil dan perbedaannya :

  • Metode imprest/dana tetap = jumlahnya tertentu secara tetap untuk periode tertentu, tidak perlu mengadakan jurnal pengeluaran kas.
  • Metode fluktuasi/dana tidak tetap = jumlahnya berubah-ubah, melakukan jurnal untuk pengeluaran kas.

Rekonsilasi bank yaitu membuat suatu analisis hal-hal yang menimbulkan perbedaan antara catatan perusahaan mengenai simpanannya di bank dengan catatan yang disajikan oleh petugas bank. Bertujuan untuk menganalisa sebab-sebab terjadinya perbedaan antara saldo catatan perusahaan dengan saldo catatan bank pada akhir bulan dalam rangka hubungan rekening koran antara perusahaan dengan bank, menentukan saldo kas (bank) yang seharusnya disajikan dalam laporan keuangan (neraca), mengamankan kekayaan perusahaan dan mendeteksi kemungkinan adanya penyalahgunaan kas di bank.

Prosedure pembuatan Rekonsiliasi Bank :  

1. Print laporan Cash flow setiap rekening bank ke worksheet excel.  
2. Bandingkan setoran-setoran yang tercantum dalam rekening Koran dengan setoran-setoran yang tercantum dalam buku pemegang giro.  
3. Tandai setiap check/Giro yang telah diuangkan di bank.
4.  Tambahkan ayat memorial pada pembukuan pemegang giro, semua. 
5. debet memo yang dikirimkan oleh bank dan belum dicatat pada buku pemegang giro. 
6. Tambahkan pada ayat memorial pada pembukuan pemegang giro,  semua kredit memo yang dikirimkan oleh bank dan belum dicatat oleh pemegang giro.  
7. Periksa apakah ada check dalam perjalanan menurut rekonsiliasi bank bulan lalu yang masih belum juga diuangkan pada bulan ini. Jika ada maka check tersebut harus dimasukan dalam rekonsiliasi bank bulan ini. 
8. Buat copy catatan yang tidak ditemukan pada rekening Koran sebagai cek/giro dalam peredaran. Rubah tanggal efektif ke periode bulan berikutnya sehingga catatan tersebut tidak termasuk pada laporan cashflow bulan ini. 
9.  Hasil akhir sisi debit cashflow menurut catatan pemegang Giro = sisi kredit pada rekening koran.

Catatan :

  • Cek/Giro (Keluar) yang telah jatuh tempo namun belum diuangkan, (dalam perjalanan) menyebabkan saldo pada neraca lebih kecil dari laporan bank (tanggal efektif dirubah ke periode berikut)
  • Cek/Giro yang diterima dan telah jatuh tempo namun belum diuangkan menyebabkan Saldo kas sesungguhnya lebih besar dari laporan bank. (tanggal efektif dirubah ke periode berikut)
  • Cek/Giro Diterima/Keluar yang belum jatuh tempo tidak berpengaruh terhadap saldo neraca.
  Rekening koran adalah laporan yang diberikan Bank setiap bulan kepada pemegang rekening Giro yang berisikan informasi tentang transaksi yang dilakukan oleh bank terhadap rekening tersebut selama satu bulan dansaldo Kas di Bank. Laporan ini sering dijadikan tumbal oleh akuntan untuk melindung keterlambatan mereka dalam menyusun laporan keuangan dan kita tahu laporan rekening koran dapat diterima diatas tanggal 15 setiap bulannya. Intinya, laporan keuangan suatu perusahaan adalah berdasarkan catatan yang dilakukan oleh perusahaan.
  Adanya perbedaan antara catatan yang dilakukan perusahaan dengan yang dilaporkan bank adalah masalah lain. Dari sudut pandangan Bank setiap rekening adalah “hutang” karena itu setiap tambahan atas suatu rekening dicatat disisi kredit. Menurut sudut pandang perusahaan pemegang rekening, rekening bank adalah aktiva dan setiap tambahan atas rekening bank oleh perusahaan dicatat di sisi debet dengan demikian jumlah sisi kredit yang dicatat oleh bank akan sama dengan jumlah sisi debet yang dicatat oleh pemegang giro. Pada rekening Kredit Modal Kerja adalah sebaliknya.
  
Contoh rekening koran :



Sumber lain : 

Prof. Dr. Zaki Baridwan, M. Sc., Akt., 2004, INTERMEDIATE ACCOUNTING Edisi 8, Yogyakarta: BPFE-YOGYAKARTA, anggota IKAPI

Ely suhayati, Sri Dewi Anggadini, 2009, Akuntansi Keuangan, Bandung: Graha Ilmu

Senin, 14 Oktober 2013

Tulisan 1 Softskill



Sukses bukan karena harus adanya minat, akan tetapi harus terus berusaha kerja keras dan meyakini bahwa ini yang terbaik buat kita !

Saya seorang mahasiswa yang berusia 19, anak ke-3 dari tiga bersaudara alias anak bontot. kedua orang tua yang sangat sederhana, baik dan patuh terhadap perintah allah, alhamdulillah beliau sabar, tidak neko-neko seperti orang tua zaman sekarang. Pendidikan saya sekolah, saya duduk di bangku SDN BOJONG RAWALUMBU XI, SMP YAPISA, dan SMAN 13. Alhamdulillah keluarga saya cukup untuk membiayai kuliah saya hingga tinggi. Itulah idaman-idaman saya bisa duduk di bangku perkuliahan.
Sebelum saya masuk di universitas swasta, saya mencoba di universitas negri yang berbau dengan sains seperti kesehatan. Dibangku sekolah saya suka pelajaran biologi dan kimia. Jurusan yang pernah coba dan sangat saya minat seperti pendidikan biologi, teknologi pangan, perawat, bidan, kesehatan masyarakat, kesehatan lingkungan, teknik gigi, dan terakhir psikologi. Alhasil saya mengikuti tes SNMPTN akan tetapi tidak diterima. Sungguh miris sekali perasaan saya waktu itu, sedih iya, kecewa sama diri sendiri pun iya.
Sebelumnya papah saya tidak mengijinkan saya untuk kuliah di luar kota, maka dari itu saya sangat binggung. Masa iya saya kuliah paling jauh harus di Jakarta ?? apa alesannya karena biayanya tidak mencukupi -_- sedih sekali yang aku rasakan, keadaan ku berbeda dan memang sangat berbeda dengan teman ku yang lainnya. Bersyukurlah mereka yang diijinkan, keterima, dan mempunyai biaya yang lebih. Memang Itu semua bukan yang terbaik buat saya, mungkin jika saya keterima di negri dan saya ngekost dan mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Apalagi saya masih dibilang manja dan belum mandiri.
Yeah, saya sedikit demi sedikit harus terima apa adanya dengan keadaan keluarga yang sangat sederhana. Dan pada akhirnya saya mengambil jurusan s1 Akuntansi, itu bukan jurusan yang saya minati, itu pilihan terakhir saya yang dikasih saran oleh kaka dan saya pun menerima saran tersebut. Saya sangat buta sekali yang namanya akuntansi, saya tidak pernah belajar sama sekali tentang jurusan tersebut yang bersifat sosial, dan sebenarnya saya tidak terlalu jago dengan hitungan. Beginilah hidup Kita harus menerimanya, harus menjalaninya dengan penuh hati,  tahap demi tahap saya menjalaninya, harus bisa beradaptasi dengan jurusan tersebut.
Setelah beberapa tahun saya mendalaminya, ternyata jurusan tersebut banyak sekali di univesitas lainnya. Ya ga heran banyak juga banyak dicari untuk kerja. Alhamdulillah saya pun sudah menyukai jurusan tersebut, karena saya ingin bekerja di bagian perpajakan. Akan tetapi hasil Ipk di tingkat 1 saya belum mencapai 3, karena saya masih teus banyak beradaptasi dengan jurusan tersebut,  masih harus terus belajar dan belajar, jangan lengah lagi, karena takut nilainya merosot. beginilah dunia univeritas yang begitu keras. Banyak tantangannya, banyak persaingannya, banyak suka maupun duka.
Saya tatap fokuskan kuliah saya di jurusan yang saya jalani, insyaallah itu yang terbaik buat saya dan keluarga kedepannya nanti. Saya percaya allah telah menentukan yang terbaik yang indah pada waktunya, sekali lagi semuanya butuh proses. Karena jika saya gagal, jika saya tidak serius dalam belajar, pasti itu akan mengecewakan keluarga saya dan saya tidak mau hal itu terjadi, karena sayalah harapan satu-satunya yang akan membiayai, membantu orangtua jika kaka saya kelak sudah menikah.
Sungguh sangat sensitive sekali saya jika membahas tentang keluarga, karena keluargalah yang membiayai kuliah saya dari hasil pinjam-meminjam ke kantor, yang setiap bulan gaji kaka dan papah saya pasti  dipotong setiap bulan, ditambah papah saya yang sering sakit-sakitan. Beberapa bulan lagi sudah dapet jatah pensiun karena papah saya sudah berusia 56 tahun pegawai swasta yang nantinya tidak dapet jaminan seperti pegawai negri. Betapa sedihnya saya jika membahas bagaimana perjuangan keluarga saya. Insyaallah saya bisa membalasnya, dan itu semua pasti terjadi. Amin....
Demikian cerpen saya tuliskan, semoga jadi motivasi dan bermanfaat untuk semuanya, Terimakasih.