Daftar Blog Saya

Jumat, 05 April 2013

Perekonomian Indonesia (Perkembangan Strategi & Perencanaan Pembangunan Ekonomi Indonesia)


PEREKONOMIAN INDONESIA
(Softskill)


NAMA       :         INTAN RISMAR MASYITOH
KELAS      :         1EB21
NPM          :         23212754

FAKULTAS EKONOMI/AKUNTANSI


BAB 3
PERKEMBANGAN STRATEGI DAN PERENCANAAN  
PEMBANGUNAN EKONOMI INDONESIA

1.     Macam – macam Strategi Pembangunan Ekonomi

Salah satu konsep penting yang perlu diperhatikan dalam memplajari perekonomian suatu negara adalah mengetahui tentang strategi pembangunan ekonomi. Strategi pembangunan ekonomi diberi batasan sebagai suatu tindakan pemilihan atas faktor-faktor (variabel) yang akan dijadikan faktor/variabel utama yang menjadi penentu jalannya proses pertumbuhan (Suroso,1993). Beberapa strategi pembangunan ekonomi yang dapat di sampaikan ;

A. Strategi Pertumbuhan

Strategi pembangunan ekonomi suatu negara akan terpusat pada upaya pembentukan modal, serta bagaimana menanamkannya secara seimbang, menyebar, terarah, dan memusat, sehingga dapat menimbulkan efek pertumbuhan ekonomi. Selanjutnya bahwa pertumbuhan ekonomi akan dinikmati oleh golongan lemah melalui proses merambat kebawah (trickle-dowm-effect)- pendistribusian kembali. Jika terjadi ketimpangan atau ketidakmerataan, hal tersebut merupakan persyaratan terciptanya pertumbuhan ekonomi.

B. Strategi pembangunan Dengan Pemerataan

Keadaan sosial antara si kaya dan si miskin mendorong para ilmuwan untuk mencari alternatif. Alternatif baru yang muncul adalah strategi pembangunan pemerataan. Strategi ini dikemukakan oleh Ilma Aldeman dan Morris. Inti dari pertumbuhan pemerataan ini adalah ditekannya peningkatan pembangunan melalui teknik social engineering, seperti melalui penyusunan rencana induk, paket program terpadu. Namun ternyata model pertumbuhan pemerataan ini juga belum mampu memecahkan masalah pokok yang dihadapi negara-negara sedang berkembang seperti pengangguran, kemiskinan dan kepincangan sosial.

C. Strategi Ketergantungan

Teori ketergantungan muncul dari pertemuan ahli-ahli ekonomi Amerika Latin pada tahun 1965 di Mexico City. Menjelaskan dasar-dasar kemiskinan yang diderita oleh negara-negara berkembang. Pada tahun 1965 muncul strategi pembangunan dengan nama strategi ketergantungan. Konsep ini timbul dikarenakan tidak sempurnanya strategi pertumbuhan dan strategi pembangunan dengan pemerataan.

  • Kemiskinan di negara-negara berkembang lebih disebabkan karena adanya ketergantungan negara tersebut dari pihak/negara lainnya. Oleh karena itu jika suatu negara ingin bebas dari kemiskinan dan keterbelakangan ekonomi, negara tersebut harus mengarahkan upaya pembangunan ekonominya pada usaha melepaskan diri dari ketergantungan dari pihak lain. Langkah yang dapat ditempuh diantaranyanadalah; meningkatnya produksi nasional, yang disertai dengan peningkatan kemampuan dalam bidang produksi, lebih mencintai produk nasional, dan sejenisnya.
  • Teori ketergantungan kemudian dikritik oleh Kothari dengan mengatakan “… teori ketergantungan tersebut memang cukup relevan, namun sayangnya telah menjadi semacam dalih terhadap kenyataan dari kurangnya usaha untuk membangun masyarakat sendiri (selfdevelopment). Sebab selalu akan gempang sekali bagi kita untuk menumpahkan semua kesalahan pihak luar yang memeras, sementara pemerasan yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat kita sendiri dibiarkan saja…” (Kothari dalam Ismid Hadad, 1980)
D. Strategi yang Berwawasan Ruang

Pada argumentasi Myrdall dan Hirschman terdapat dua istilah yaitu “back-wash effects” dan “spread effects” . “Back-wash Effects” adalah kurang maju dan kurang mampunya daerah-daerah miskin untuk membangun dengan cepat disebutkan pula oleh terdapatnya beberapa keadaan yang disebut Myrdall.
“spread effects”  yang terjadi adalah jauh lebih lemah dari back-wash effects sehingga secara keseluruhan pembangunan daerah yang lebih kaya akan memperlambat jalnnya pembangunan di daerah miskin. Perbedaan pandangan kedua tokoh tersebut adalah bahwa Myrdall tidak percaya bahwa keseimbangan daerah kaya dan miskin akan tercapai, sedangkan Hirschman percaya, sekalipun baru akan tercapai dalam jangka panjang.

E. Strategi Pendekatan Kebutuhan Pokok

Sasaran dari strategi ini adalah menanggulangi kemiskinan secara massal. Strategi ini selanjutnya dikembangkan oleh Organisasi Perburuhan Indonesia Sedunia (ILO) pada tahun 1975, dengan menekankan bahwa kebutuhan pokok manusia tidak mungkin dapat dipenuhi jika pendapatan masih rendah akibat kemiskinan yang bersumber pada pengganguran. Oleh karena itu sebaiknya usaha-usaha diarahkan pada penciptaan lapangan kerja, peningkatan pemenuhan kebutuhan pokok dan sebagainya.

2.     Faktor – faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Strategi Pembangunan  Ekonomi

Pada dasarnya faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan strategi pembangunan ekonomi adalah tujuan yang hendak dicapai. Apabila yang ingin dicapai adalah tingkat pertumbuhan yang tinggi, maka faktor yang mempengaruhi digunakannya strategi tersebut adalah tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah, akumilasi kapital rendah, tingkat pendapatan pada kapital yang rendah, struktur ekonomi yang berat ke sektor tradisional yang juga kurang berkembang.
Melalui peningkatan laju pertumbuhan itu orang percaya bahwa prinsip trickle down effect akan bekerja dengan baik sehingga tujuan pembangunan secara keseluruhan dapat dicapai. Namun seperti yang telah diuraikan ternyata strategi pembangunan itu tidak dapat berperan baik, khususnya dalam mencapai tingkat pemerataan pembangunan, mengatasi pengganguran dan kemiskinan.
Sehingga faktor yang mempengaruhi dipilihnya strategi penciptaan lapangan pekerjaan adalah tidak bekerjanya trickle down effect, pemerataan pembangunan yang pincang, pengganguran yang cukup besar khususnya di sektor tradisional yang dipihak lain masih didukung laju pertumbuhan penduduk yang sangat tinggi.
Faktor yang mempengaruhi diberlakukannya strategi Pembangunan yang berorientasi pada penghapusan kemiskinan-kemiskinan pada dasarnya dilandasi keinginan, berdasarkan norma tertentu, bahwa kemiskinan harus secepat mungkin diatasi. Sementara itu strategi-strategi pembangunan yang lain ternyata sangat sulit mempengaruhi atau memberikan manfaat secara langsung kepada golongan miskin.
Strategi pembangunan yang seperti telah diuraikan, ternyata malah menimbulkan ketidak merataan hasil pembangunan. Kemerataan itu tidak hanya antar golongan masyarakat, tetapi juga antar daerah. Sehingga ada daerah maju dan daerah terbelakang. Ketimpangan antar daerah ini pada dasarnya disebabkan oleh kebijaksanaan penanaman modal yang cendrung hanya diarahkan kelokasi tertentu.
Biasanya modal yang ditanamkan tersebut bersifat padat modal dan outputnya berorientasi ke pasar Internasional dan atau kelompok menengah ke atas di dalam negeri. Dalam kebijaksanaan ini ternyata bekerjanya prinsip spread effect (membandingkan dengan prisip trickle down effect) lebih lemah dibandingkan dengan bekerjanya back-wash effect (Proses mengalirnya dana sumber daya dari daerah terbelakang (desa) ke daerah maju (kota), sehingga strategi penanaman modal itu mengakibatkan makin miskinnya daerah terbelakang, khususnya kemiskinan sumber dayanya.
Selain karena kebijaksanaan penanaman modal, ketimpangan antar daerah juga disebabkan karena potensi daerah yang berbeda-beda. Di daerah Kalimantan misalnya, potensi hutannya besar sekali dan itu tidak dimiliki Pulau Jawa. Riau memiliki sumber minyak bumi dan tidak dimiliki NTT.
Dengan demikian faktor-faktor yang mempengaruhi diberlakukannya strategi pembangunan yang berorientasi pada pemerataan antar daerah adalah potensi anyar daerah yang berbeda, kebijaksanaan penanaman modal yang berat sebelah (biasanya penanaman modal hanya di sektor yang sangat menguntungkan, yaitu di daerah perkotaan), dan karena adanya ketimpangan antar daerah.

SUMBER :

Softskill ( Tulisan ke-3 )


TULISAN KE-3
Softskill


NAMA     :     Intan Rismar Masyitoh
KELAS      :     1EB21
NPM        :     23212754

      UNIVERSITAS GUNADARMA      
FAKULTAS EKONOMI/AKUNTANSI


TEMA       :     Kehidupan Sosial & Moral di Indonesia
JUDUL      :     Suara Hati Seorang Rakyat

·        Mengapa di Indonesia yang menyandang miskin, paling rendah di utamakan ??
·        Mengapa rakyat miskin di Indonesia, semakin lama kelamaan bertambah banyak ??
·        Mengapa kebanyakan orang memandang orang kaya yang paling di hormati atau selalu di dahulukan ??
·        Akankah rakyat yang kurang mampu tidak mempunyai kesempatan untuk merasakan apa yang sering mereka rasakan di luar sana ??

Hmp, marilah kita renungkan ....
Bagi rakyat yang kurang mampu, bismillah kita pasti akan bisa melawan kejamnya dunia ini. Jangan takut akan kekurangan. Selalu terus berdoa kepada allah swt, dia lah maha segalanya dan jangan putus asa untuk bekerja keras. Karena semua manusia derajatnya sama di mata allah.
Keadilan pun di negeri ini sangat sulit di tegakkan, setelah di resapi hukum di Indonesia  cukup lemah. Itulah sekilas pertanyaan seorang rakyat.

·        Mengapa hukum di negeri ini mudah sekali di bayar atau bahasa kasarnya di suap oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ??

Dari itu sudah tidak asing lagi yang sering orang katakan segala sesuatu apa-apa ”UUD (ujung-ujungnya duit)”. Contoh :

1.      Masuk sekolah kalau pada dasarnya memang nilai nya tidak memenuhi syarat, mereka menyogok dengan uang entah seberapa pun nominalnya yang penting mereka bisa masuk di sekolahan favorite.
2.    Membuat SIM dengan jalur cepat terutama yang di utamakan orang dalem maupun orang yang memiliki uang lebih. Mereka memudahkan dengan berbagai cara, tetapi bagaimana nasib orang yang kurang mampu untuk membuat SIM yang kadang justru di persulit / di perlamakan prosesnya padahal itu semua sama-sama penting bagi mereka yang mempunyai kendaraan.
3.     Orang yang berhadapan dengan hukum, misalnya seorang pencuri mencuri sepasang sepatu atau sebuah sepedah motor, yang padahal terkadang mereka terpaksa melakukan hal buruk tersebut dikarenakan terdesak oleh kebutuhan ekonomi. Tertangkaplah pencuri tersebut, lalu orang kaya tersebut melaporkan ke polisi dan harus di hukum. Akhirnya pencuri tersebut di hukum 5 tahun penjara. Sedangkan bilamana seorang koruptor yang menggunakan kas negara lalu menghabiskannya tanpa di pertanggung jawabkan, mereka hanya di penjara 2 tahun penjara.

Dimana keadilan inii, dimana penegak hukum yang adil, dimana hati nurani seseorang, sampai kapan mereka puas akan nikmat yang sesaat ini, sampai kapan mereka menganggap rakyat yang tak mampu ini menjadi lemah kedudukannya  ??

Ya allah,
Sungguh ironisnya penegakkan hukum di negeri ini ....
Sungguh melemahnya keadilan ini ....
Dimana orang kebanyakan hanya meraih kekuasaan maupun jabatan ?
Dengarkanlah suara hati seorang rakyat seperti kamii ....

Kami yang miskin,
Kami yang lemah akan hak,
Kami yang sangat merindukan kedamaian,
Kami yang mengharapkan perubahan.

Tolonglah rakyat seperti kami
Perhatikanlah rakyat yang seperti ini
Janganlah kau hanya mengucap janji-janji semata
Tetapi tidak ada bukti yang nyata   

Kami pun ingin seperti mereka,
Kami pun ingin hidup sejahtera,
Kami sudah berusaha sekuat tenaga,
Kami yang selalu berdoa.

Mudahkanlah jalan kami menuju ridho mu
Mudahkanlah kami berjuang dalam kehidupan yang kejam ini
Ampunilah kami sering melupakanmu
Ampunilah semua dosa-dosa kami dan pemimpin kami

Wahai kau pencipta alam semesta jagat raya ini
Dengarlah suara hati kami
Kami yang bukan siapa-siapa
Sungguh, sangat lemahnya manusia

Minggu, 10 Maret 2013

Tulisan ke-2 ( Softskill )


INTAN RISMAR MASYITOH
1EB21
 23212754
 
MOTIVASI 
Jadi, Inilah akhir Tahun …

Saat masih SMP, SMA dan di tahun-tahun awal masa kuliah
Saya adalah murid yang campuran antara rajin dan malas
Rajin jika saya suka gurunya atau pelajarannya,
dan malas kalau saya tidak suka pelajaran tersebut.
 
Sudah saya upayakan
supaya menghindari rasa malas tersebut
tetapi....
memang cukup sulit untuk menghindari rasa malas.
 
Sebenarnya,
Rasa malas itu timbul akibat adanya faktor lingkungan yang kurang baik
Jika lingkungan sosialnya tidak mendukung
Seperti,
Lingkungan keluarga, teman, sahabat maupun tetangga
maka, rasa malas akan timbul ....
 
 Oleh karena itu,
Di tahun baru ini
Saya bertekat !
Supaya bisa menyikapi rasa malas tersebut dengan bijak

Beruntungnya,
Saya selamat melalui peperangan abadi anak muda
Antara keinginannya untuk sukses
Dan jangan,
Semuda mungkin dengan rasa malas untuk belajar
Ataupun, melakukan yang tidak berguna.

Sabtu, 09 Maret 2013

Softskill Tulisan ke-1 (Individu)


TULISAN KE-1
SOFTSKILL


INTAN RISMAR MASYITOH
1EB21
 23212754

ILMU KESEHATAN
       
Wasir/Ambeyen lah Penyakit Yang Sering Mencemaskanku ....

Dalam tubuh kita ada pembuluh darah arteri dan vena. Pembuluh arteri mengandung banyak oksigen(O2), berupa saluran darah yang berasal dari jantung keluar dan masuk kedalam organ tubuh. Pembuluh vena adalah saluran darah yang membawa darah kotor, yang penuh dengan CO2 kembali ke jantung dari organ tubuh perifir. Dinding vena jauh lebih tipis dibandingkan arteri, sehingga gampang mengalami pelebaran yang disebut varices, inilah yang kita kenal dengan wasir atau ambeien. Bahasa medisnya hemorrhoid. Tidak semua pendarahan dari dubur adalah hemorhoid atau wasir.

Penyebab varices secara umum adalah akibat tekanan darah yang tinggi. Tergantung lokasi, bila pada esofagus disebabkan penyakit hati yang mengakibatkan tekanan vena porta meningkat, timbul varices esofagus. Hemorrhoid disebabkan sering buang air besar(BAB) yang keras atau keadaan sembelit (konstipasi), sehingga harus mengejan keras saat BAB. Akibatnya tekanan intra abdomen akan tinggi, maka vena-vena di rektum dan anus melebar.

Varices dibetis paling utama disebabkan berdiri lama dengan berat tubuh berlebih dan faktor keturunan yaitu punya bakat varices dari orang tua. Untuk pencegahan sebaiknya setiap pulang kerja, luangkan waktu untuk mengangkat dan menempelkan kaki ke dinding dengan posisi kaki lebih tinggi dari jantung. Hal ini untuk mengembalikan darah yang terkumpul didalam vena kaki yang melebar kembali ke jantung lebih cepat. Lakukan 15 menit sampai setengah jam setiap hari.

Wasir bukanlah suatu penyakit yang mematikan. Namun, wasir dapat mengganggu kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, pencegahan merupakan upaya terbaik untuk menghindari wasir. Tips untuk mengobati penyakit ambeien / wasir sebagai berikut : 

1.   Selalu mengkonsumsi makanan berserat, Sayuran yang paling penting.
2.   Minum Susu.
3.   Minum air yang cukup.
4.   Jangan menahan kencing dan BAB.
5.   Jangan terlalu sering memakai pakaian ketat.
6.   Hindari mengkonsumsi cabai secara berlebihan.

Hampir 70 persen Manusia Dewasa mempunyai Wasir, baik Wasir Dalam, Wasir Luar. Namun tidak semua penderita wasir ini memerlukan pengobatan. Hanya sebagian kecil saja yang memerlukan pertolongan medis, yakni mereka yang mengeluhkan pendarahan, adanya tonjolan dan gatal - gatal.  
  •         Makna dari Tulisan saya di atas adalah ....
Saya perpendapat bahwa solusi penyakit ini sebenarnya cukup gampang, walaupun sangat sulit untuk saya praktikan, karena pasti banyak hambatan. Sudah 10 tahun saya menderita penyakit seperti ini. Dahulu keluarga saya beranggapan bahwa saya mempunyai penyakit seperti ini akibat dari efek jatuh dimasa kecil yang tidak langsung di urut. Tetapi, lambat laun saya di periksa dan dibawa ke ruang Operasi ternyata tidak ada benjolan di sekitar anus. Sungguh betapa cukup herannya  waktu itu, padahal kenyataan nya di kehidupan sehari - hari saya merasakan keganjalan tersebut.

Intinya yang paling ampuh menyembuhkan wasir / ambeyen, yaitu merubah pola hidup yang lebih baik dan sehat. Memberi obat-obatan seperti Ardium, memberi Salep, Propolis, serta di usahakan mengkonsumsi Beras Merah, Agar-agar / Nutrijel setiap hari, karena pengalaman saya Insyaallah cepat sembuh penyakitnya dan Alternatif saya lainnya, yaitu menggunakan Batu Bata Merah dengan Daun Sirih di bakar di atas kompor  sebentar lalu di dudukan selama 15 menit. 

Sumber : 

Kamis, 07 Maret 2013

PEREKONOMIAN INDONESIA (softskill)


PEREKONOMIAN INDONESIA


1EB21

NAMA            :           INTAN RISMAR MASYITOH       
NPM               :           23212754

Tugas Minggu Ke-1 (Lanjutan)


ISI


2.         PARA PELAKU EKONOMI

1. Perusahaan

Perusahaan adalah mereka yang di dalam suatu proses perekonomian berfungsi sebagai pihak yang menyediakan barang dan jasa. Peran perusahaan dalam kegiatan ekonomi, yaitu :
  1. Sebagai produsen, yaitu dengan menghasilkan barang dan jasa yang dibutuhkan oleh rumah tangga keluarga, pemerintah, bahkan masyarakat luar negri.
  2. Sebagai distributor, yaitu sebagai mata rantai penyaluran barang dalam rangka melayani konsumen agar barang yang dibutuhkan sampai pada konsumen tepat waktu, tepat tempat, tepat sasaran, tepat kuantitas dan tepat kualitas.
  3. Sebagai agen pembangun. Ditujukan untuk meningkatkan produksi melalui penelitian serta pengembangan.
2. Rumah Tangga

Rumah tangga adalah kelompok masyarakat yang memiliki faktor-faktor produksi (tanah, tenaga kerja, modal, wirausaha), sehingga pendapatan rumah tangga dapat diperoleh dari perusahaan  dengan cara:
  1. Sewa (rent), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena menyewakan tanahnya, kepada pihak lain, misalnya perusahaan.
  2. Upah (wage), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah mengorbankan tenaganya untuk berkorban pada perusahaan dalam kegiatan produksi.
  3. Bunga (interest), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga dan perusahaan karena telah meminjamkan sejumlah dana untuk modal usaha perusahaan dalam kegiatan produksi.
  4. Laba (profit), yaitu balas jasa yang diterima rumah tangga karena telah mengorbankan tenaga dan pikirannya mengelola perusahaan sehingga perusahaan dapat memperoleh laba.
3. Pemerintah (BUMN)

a. Pemerintah sebagai Pelaku Kegiatan Ekonomi
Peran pemerintah sebagai pelaku kegiatan ekonomi berarti pemerintah melakukan kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi.
1) Kegiatan produksi
Pemerintah dalam menjalankan perannya sebagai pelaku ekonomi, mendirikan perusahaan negara atau sering dikenal dengan sebutan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Secara umum, peran BUMN dapat dilihat pada hal-hal berikut ini :
a)      Mengelola cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.
b)      Sebagai pengelola bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya secara efektif dan efisien.
c)      Menyediakan lapangan kerja bagi masyarakat sehingga dapat menyerap tenaga kerja.
2) Kegiatan konsumsi
Contoh-contoh mengenai kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah masih banyak, seperti membeli barang-barang untuk administrasi pemerintahan, menggaji pegawai-pegawai pemerintah.
3 ) Kegiatan distribusi
Selain kegiatan konsumsi dan produksi, pemerintah juga melakukan kegiatan distribusi. Kegiatan distribusi yang dilakukan pemerintah dalam rangka menyalurkan barang-barang yang telah diproduksi oleh perusahaanperusahaan negara kepada masyarakat. Misalnya pemerintah menyalurkan sembilan bahan pokok kepada masyarakat-masyarakat miskin melalui BULOG. 

b. Pemerintah sebagai Pengatur Kegiatan Ekonomi

Pemerintah dalam melaksanakan pembangunan di bidang ekonomi tidak hanya berperan sebagai salah satu pelaku ekonomi, akan tetapi pemerintah juga berperan dalam merencanakan, membimbing, dan mengarahkan terhadap jalannya roda perekonomian demi tercapainya tujuan pembangunan nasional.
c.  Peranan sebagai pengontrol

Pengontrol kegiatan ekonomi melalui Bank sentral yang berfungsi mengawasi lalu lintas keuangan. Mencetak uang, mengontrol jumlah uang yang beredar, mengontrol tinggi rendahnya suku bunga, lalu lintas kredit, dan lainn sebagainya.

d. Peranan sebagai penguasa

Pemerintah memiliki polisi sebagai alat pemaksa dan memiliki alat peradilan bagi terselenggaranya keadilan bagi seluruh rakyat.

e. Peranan sebagai konsumen

Untuk menjalankan tugasnya, pemerintah memerlukan berbagai macam barang dan jasa, misalnya untuk kegiatan administrasi diperlukan peralatan kantor dan alat-alat tulis, untuk transportasi diperlukan peralatan kantor dan alat-alat tulis, untuk transportasi diperlukan kendaraan dan banyak lagi kebutuhan lainnya.

f. Peranan sebagai produsen/Investor produsen

1)  Pemerintah dapat bertindak sebagai produsen untuk menghasilkan barang dan jasa yang menyangkut kepentingan orang banyak. Kegiatan ini dilakukan melalui BUMN dan BUMD.
2)  Pemerintah bertindak sebagai investor di mana pemerintah sebagai penanam modal baik seluruhnya atau sebagian pada perusahaan-perusahaan yang beroprasi di Indonesia.


            4. Masyarakat Luar Negri

    a. Masyarakat Luar Negeri sebagai Konsumen

Masyarakat luar negri dapat berperan sebagai konsumen dengan mengekspor barang/jasa tersebut ke negara mereka. Dengan penjualan komoditi ekspor tersebut, akan mendatangkan devisa bagi negara dan secara tidak langsung akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

b. Masyarakat Luar Negeri sebagai Produsen

Produk barang/jasa yang mereka hasilkan dapat kita konsumsi dengan cara mengimpornya.
 
c. Masyarakat Luar Negeri sebagai Investor

Pembangunan suatu bangsa membutuhkan adanya pelaku yang berani menanamkan modalnya, baik secara langsung ataupun tidak langsung. Investor-investor itu banyak berasal dari luar negri.

d. Sumber Tenaga Ahli

Negara maju banyak memiliki tenaga ahli yang sangat dibutuhkan negara lain. Dengan demikian, negara lain (luar negeri) dapat memenuhi kekurangan tenaga kerja di dalam negeri.

          5.  Swasta (BUMS)

        BUMS adalah salah satu kekuatan ekonomi di Indonesia. Tujuan BUMS adalah untuk memperoleh laba sebesar-besarnya.
BUMS didirikan dalam rangka ikut mengelola sumber daya alam Indonesia, namun dalam pelaksanaannya tidak boleh bertentangan dengan peraturan pemerintah dan UUD 1945. BUMS dalam melakukan perannya mengandalkan kekuatan pemilikan modal. Perkembangan usaha BUMS terus didorong pemerintah dengan berbagai kebijaksanaan. Perusahaan-perusahaan swasta sekarang ini telah memasuki berbagai sektor kehidupan antara lain di bidang perkebunan, pertambangan, industri, tekstil, perakitan kendaraan. Perusahaan swasta terdiri atas dua bentuk yaitu perusahaan swasta nasional dan perusahaan asing.
Contoh perusahaan swasta nasional antara lain PT Astra Internasional (mengelola industri mobil dan motor), PT Ghobel Dharma Nusantara (mengelola industri alat-alat elektronika). Adapun contoh perusahaan asing antara lain PT Freeport Indonesia Company (perusahaan Amerika Serikat yang mengelola pertambangan tembaga di Papua, Irian Jaya).
Perusahaan-perusahaan swasta tersebut sangat memberikan peran penting bagi perekonomian di Indonesia. Peran yang diberikan BUMS dalam perekonomian Indonesia seperti berikut ini.
a. Membantu meningkatkan produksi nasional.
b. Menciptakan kesempatan dan lapangan kerja baru.
c. Membantu pemerintah dalam usaha pemerataan pendapatan.
d. Membantu pemerintah mengurangi pengangguran.
   e. Membantu pemerintah memakmurkan bangsa.

 6. Koperasi

a. Pengertian Koperasi

         Koperasi adalah badan usaha yang beranggotakan orang seorang atau badan hukum koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan atas asas kekeluargaan.
Koperasi bertujuan untuk memajukan kesejahteraan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangun tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewujudkan masyarakat yang maju, adil, dan makmur.

b. Landasan, Asas, dan Tujuan Koperasi

Landasan koperasi Indonesia adalah pedoman dalam menentukan arah, tujuan, peran, serta kedudukan koperasi terhadap pelaku-pelaku ekonomi lainnya. Koperasi Indonesia mempunyai beberapa landasan berikut ini.

1) Landasan idiil: Pancasila.
2) Landasan struktural: UUD 1945.
3) Landasan operasional: UU No. 25 Tahun 1992 dan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
4) Landasan mental: kesadaran pribadi dan kesetiakawanan. UU No. 25 Tahun 1992 pasal 2 menetapkan bahwa kekeluargaan sebagai asas koperasi

c. Fungsi dan Peran Koperasi

Sesuai dengan UU No. 25 Tahun 1992 pasal 4 menyatakan bahwa fungsi dan peran koperasi seperti berikut ini.

1) Membangun dan mengembangkan potensi serta kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial.
2) Turut serta secara aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.
3) Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional dengan koperasi sebagai soko gurunya.
4) Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional.

d. Perangkat Organisasi Koperasi

Pada Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian disebutkan bahwa perangkat organisasi koperasi terdiri atas rapat anggota, pengurus, dan pengawas. Penjelasan tentang ketiga perangkat organisasi koperasi ini seperti berikut ini.

1) Rapat anggota
Rapat anggota berwenang untuk menetapkan hal-hal berikut ini.
a)   Anggaran dasar (AD).
b)   Kebijaksanaan umum di bidang organisasi.
c) Pemilihan, pengangkatan, dan pemberhentian pengurus dan pengawas.
d)  Rencana kerja, rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, serta
      pengesahan laporan keuangan.
e)   Pengesahan pertanggungjawaban pengurus dalam pelaksanaan tugas.
f)   Pembagian sisa hasil usaha (SHU).

 2 ) Pengurus

Pengurus dipilih oleh rapat anggota dari kalangan anggota. Pengurus adalah pemegang kuasa rapat anggota. Masa jabatan paling lama lima tahun. Berikut ini tugas pengurus koperasi.
a)      Mengelola koperasi dan bidang usaha.
b)      Mengajukan rencana kerja serta rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi.
c)      Menyelenggarakan rapat anggota.
d)     Mengajukan laporan pelaksanaan tugas dan laporan keuangan koperasi.

3 ) Pengawas

Pengawas koperasi adalah salah satu perangkat organisasi koperasi, dan menjadi suatu lembaga/badan struktural koperasi. Sesuai dengan namanya sebagai pengawas koperasi, maka tugas-tugas koperasi seperti berikut ini.
a) Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan koperasi oleh pengurus.
b) Membuat laporan tertulis mengenai hasil pengawasan yang telah dilakukannya.

      7.  Modal Koperasi

Berdasarkan UU No. 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, modal koperasi terdiri atas modal sendiri dan modal pinjaman.

1 ) Modal Sendiri Koperasi

     a) Simpanan pokok
     b) Simpanan wajib
     c) Dana cadangan
     d) Hibah

2 ) Modal pinjaman koperasi

Modal pinjaman dapat berasal dari simpanan sukarela, pinjaman dari koperasi lainnya, pinjaman dari bank dan lembaga keuangan lainnya, dan sumber pinjaman lainnya yang sah.



Sumber :

file:///D:/design%20batik/para-pelaku-ekonomi%201.html

PEREKONOMIAN INDONESIA (softskill)


PEREKONOMIAN INDONESIA


            1EB21


NAMA            :           INTAN RISMAR MASYITOH
NPM               :           23212754
 

Tugas Minggu Ke-1

 

PENDAHULUAN

Masalah ekonomi merupakan masalah mendasar yang terjadi disemua negara. Oleh karena itu, dalam menyikapi permasalahan ekonomi tiap negara, masing-masing negara menganut sistem ekonomi yang sesuai dengan kondisi dan ideologi negara yang bersangkutan.



ISI


1.                 SISTEM PEREKONOMIAN INDONESIA

Sistem ekonomi adalah cara suatu negara mengatur kehidupan ekonominya dalam rangka mencapai kemakmuran. Pelaksanaan sistem ekonomi suatu negara tercermin dalam keseluruhan lembaga-lembaga ekonomi yang digunakan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Sistem perekonomian negara dipengaruhi oleh beberapa faktor, antara lain ideologi/falsafah hidup bangsa, sifat dan jati diri bangsa, serta struktur ekonomi.

A. Macam – Macam Sistem Ekonomi

1.      Sistem Ekonomi Liberal/Kapitalis/Pasar

Sistem ekonomi liberal yaitu sistem ekonomi dimana ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran). Sistem ekonomi liberal menghendaki adanya kebebasan individu melakukan kegiatan ekonomi. Sistem ekonomi liberal banyak dianut negara-negara Eropa dan Amerika Serikat.

Ciri-ciri sistem ekonomi liberal :

a) Adanya pengakuan terhadap hak individu
b) Kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi
c) Menerapkan sistem persaingan bebas
d) Peranan pemerintah dibatasi

Kelebihan sistem ekonomi liberal :

a) Setiap individu bebas menentukan perekonomiannya sendiri
b) Kegiatan ekonomi lebih cepat maju karena adanya persaingan
c) Produksi didasarkan kebutuhan masyarakat
d) Kualitas pelayanan terjamin

Kelemahan sistem ekonomi liberal :

a) Menimbulkan monopoli
b) Terjadi kesenjangan
c) Rentan terhadap krisis ekonomi
d) Adanya eksploitasi

2.      Sistem Ekonomi Sosialis/Komando/Terpusat

Sistem ekonomi sosialis yaitu sistem ekonomi dimana ekonomi diatur negara. Dalam sistem ini, jalannya perekonomian sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara atau pemerintah pusat. Sistem ekonomi sosialis banyak diterapkan di negara-negara Eropa Timur yang pada umumnya menganut paham komunis.

      Ciri-ciri sistem ekonomi sosialis :

      a) Hak milik individu tidak diakui
      b) Seluruh sumber daya dikuasai negara
                  c) Kegiatan ekonomi direncanakan dan diatur pemerintah
                  d) Produksi dilakukan untuk kebutuhan masyarakat

      Kelebihan sistem ekonomi sosialis :

      a) Pemerintah sepenuhnya bertanggung jawab terhadap 
           perekonomian
      b) Pemerintah bebas menentukan produksi sesuai kebutuhan
                      masyarakat
      c) Mudah dalam pengelolaan, pengendalian dan pengawasan
                  d) Pelaksanaan pembangunan lebih cepat
                  e) Kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara merata

       Kelemahan sistem ekonomi sosialis :

                   a) Hak milik individu tidak diakui
                   b) Individu tidak mempunyai kebebasan dalam berusaha
                   c) Potensi dan kreativitas masyarakat tidak berkembang
                   d) Jalur birokrasi panjang

3.      Sistem Ekonomi Campuran

Sistem ekonomi campuran merupakan penggabungan atau campuran antara sistem ekonomi liberal dan sosialis. Dalam sistem ini pemerintah bekerja sama dengan pihak swasta dalam menjalankan kegiatan perekonomian. Sistem ini banyak diterapkan di negara-negara yang sedang berkembang.

Ciri-ciri sistem ekonomi campuran :

a) Kegiatan ekonomi dilakukan oleh pemerintah dan swasta
b) Transaksi ekonomi terjadi melalui mekanisme pasar tetapi
     masih ada campur tangan pemerintah
c) Ada persaingan, tetapi masih ada kontrol pemerintah

Kelebihan sistem ekonomi campuran :

a) Kestabilan ekonomi terjamin
b) Pemerintah dapat memfokuskan perhatian untuk memajukan
     sektor usaha menengah dan kecil
c) Adanya kebebasan berusaha dapat mendorong kreativitas
     individu
d) Lebih mementingkan kepentingan umum daripada kepentingan    
           pribadi

     Kelemahan sistem ekonomi campuran :

a)      Sulit menentukan batas antara kegiatan ekonomi yang   
                       Seharusnya dilakukan pemerintah dan swasta
b)      Sulit menentukan batas antara sumber produksi yang dapat   
Dikuasai oleh pemerintah dan swasta

B. Sistem Perekonomian Indonesia

1.      Perkembangan Sistem Ekonomi Sebelum Orde Baru

Sejak berdirinya negara Republik Indonesia, banyak sudah tokoh-tokoh negara pada saat itu telah merumuskan bentuk perekonomian yang tepat bagi bangsa Indonesia, baik secara individu maupun melalui diskusi kelompok. Sebagai contoh, Bung Hatta sendiri, semasa hidupnya mencetuskan ide, bahwa dasar perekonomian Indonesia yang sesuai dengan cita-cita tolong menolong adalah koperasi (Moh. Hatta dalam Sri Edi Swasono,1985), namun bukan berarti semua kegiatan ekonomi harus dilakukan secara koperasi, pemaksaan terhadap bentuk ini justru telah melanggar dasar ekonomi koperasi. Demikian juga dengan tokoh ekonomi Indonesia saat itu, Sumitro Djojohadikusumo, dalam pidatonya di negara Amerika tahun 1949, menegaskan bahwa yang dicita-citakan adalah ekonomi semacam campuran. Namun demikian dalam proses perkembangan berikutnya disepakitilah suatu bentuk ekonomi Pancasila yang di dalamnya mengandung unsur penting yang disebut Demokrasi Ekonomi

2.      Sistem Perekonomian Indonesia Berdasarkan Demokrasi
Pancasila

Terlepas dari sejarah yang akan menceritakan keadaan yang sesungguhnya pernah terjadi di Indonesia, maka menurut UUD’45, sistem perekonomian pancasila tercermin dalam pasal-pasal 23, 27, 33, dan 34. Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia adalah Sistem Ekonomi Pancasila yang di dalamnya terkandung demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi berarti bahwa kegiatan ekonomi dilakukan dari, oleh dan untuk rakyat di bawah pengawasan pemerintah.

Ciri-ciri utama sistem ekonomi Indonesia :

a) Landasan pokok perekonomian Indonesia adalah pasal 33 UUD 1945.
b) Demokrasi ekonomi menjadi dasar kehidupan perekonomian Indonesia
   dengan ciri-ciri positif Demokrasi Pancasila dipilih, karena memiliki   
   ciri-ciri positif yang diantaranya adalah (Suroso, 1993) :

  •  Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan.
  •  Bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan  untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
  • Warga negara memiliki kebebasan dalam memilih pekerjaan yang dikehendaki serta mempunyai hak akan pekerjaan dan penghidupan yang layak.
  • Fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara.

Sumber :

Buku sistem perekonomian indonesia