Daftar Blog Saya

Sabtu, 04 Mei 2013

Tugas Perekonomian Indonesia BAB 7


TUGAS
PEREKONOMIAN INDONESIA
(Softskill)


NAMA       :         INTAN RISMAR MASYITOH
KELAS       :         1EB21
NPM           :         23212754

FAKULTAS EKONOMI / AKUNTANSI
2013


BAB 7
PERAN SEKTOR LUAR NEGRI PADA PEREKONOMIAN INDONESIA

1.          Perdagangan Antar Negara

Perdagangan luar negeri merupakan salah satu sumber kekayaan negara, sehingga jika suatu negara ingin mencapai kemakmuran, maka mutlak negara tersebut harus melakukan perdagangan dengan negara lainnya. Beberapa alasan mengapa suatu negara memerlukan negara lainnya dalam kehidupan ekonomi :

  • Pertama, tidak semuan kebutuhan masyarakat dapar terpenuhi oleh komoditi yang dihasilkan didalam negeri.
  • Kedua, karena terbatasnya konsumen, tidak semua hasil produksi dapat dipasarkan didalam negeri.
  • Ketiga, sebagai sarana utuk melakukan proses ahli teknologi.
  • Keempat, perdagangan antar negara sebagai salah satu cara membina persahabatan dan kepentingan-kepentingan politik lainnya.
  • Kelima, secara ekonomis dan matematis perdagangan antar negara dapat mendatangkan tambahan keuntungan dan efisiensi.

 »    Beberapa alasan yang mendorong pemerintah menerapkan kebijaksanaan
       hambatan perdagangan :

·  Tarif dan quota disamping untuk meningkatkan pendapatan negara dari sektor luar negeri, dipergunakan untuk lebih menyeimbangkan keadaan neraca pembayaran yang masih defisit.
·   Tarif dan quota juga diterapkan untuk melindungi industri dalam negeri yang masih dalam taraf berkembang, dari serangan komoditi-komoditi asing yang telah lebih dahulu dewasa.
·     Tarif dan quota juga diterapkan untuk memepertahankan tingkat kemakmuran yang telah dirasakan dan dinikmati oleh masyarakat suatu negara.

2.          Hambatan Perdagangan Antar Negara

 A.  Hambatan Tarif

Adalah suatu nilai tertentu yang dibebankan kepada suatu komoditi luar negeri  tertentu yang akan memasuki suatu negara (komoditi import). Bentuk penetapan tarif ada dua jenis, yaitu :

·         Tarif ad-volarem, adalah tarif yang besar kecilnya ditetapkan berdasarkan presentase tertentu dari nilai komoditi yang diimpor.
·         Tariff spesifik, adalah tarif yang besar kecilnya didasarkan pada nilai yang tetap untuk setiap jumlah komoditi impor tertentu.

B.     Hambatan Quota

Jenis hambatan perdagangan luar negeri yang lazim dan sering diterapkan oleh suatu negara untuk membatasi masukan komoditi impor ke negaranya.

C.     Hambatan Dumping

Jenis hambatan ini sering menjadi masalah bagi suatu negara dalam proses perdagangan luar negeri.

D.    Hambatan Embargo / Sanksi Ekonomi

Suatu negara yang karena tindakannya dianggap melanggar hak asasi manusia, melanggar wilayah kekuasaan suatu negara, akan dikenakan sanksi ekonomi oleh negara yang lain (PBB).

3.          Neraca Pembayaran Luar Negeri Indonesia

Kelompok neraca pembayaran luar negeri Indonesia terdiri dari :

·         Neraca perdagangan, merupakan kelompok transaksi-transaksi yang berkaitan dengan ekspor dan impor barang, baik migas maupun non-migas.
·         Neraca jasa, merupakan kelompok transaksi-transaksi yang berkaitan dengan kegiatan ekspor impor di bidang jasa.
·         Neraca berjalan, merupakan hasil penggabungan antara neraca perdagangan dan neraca jasa.
·         Neraca lalu lintas modal, merupakan kelompok pos-pos yang berkaitan dengan lalu lintas pemerintah bersih dan lalu lintas modal swasta bersih.
·         Neraca lalu lintas moneter, merupakan kelompok pos-pos yang berkaitan dengan perubahan cadangan devisa.

4.          Peran Kurs Valuta Asing

Nilai kurs valuta asing mempunyai peranan penting dalam proses kelancaran lalu lintas pembayaran internasional. Kurs valuta asing memudahkan pertukaran mata uang serta pemindahan dana dari negara satu ke negara lain. Suatu nilai mata uang asing akan mengalami perubahan dari waktu ke waktu. Secara umum, untuk menentukan tinggi rendahnya kurs valuta asing terdiri atas kurs bebas, kurs tetap, dan kurs distabilkan. Beberapa istilah yang biasanya berkaitan dengan kurs valuta asing :
·               Depresiasi, turunnya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
·               Apresiasi, naiknya nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
·               Spot rate, nilai tukar yang masa berlakunya hanya dalam waktu 2x24 jam.



Tulisan Soft Skill


Tulisan ke-2 untuk bulan Mei


Essence Of Tea Cultivation In The Garden Ranch Bali

       Tea plant is a plant that can thrive in high altitude areas. In terms of economy, this plants is very beneficial because in addiction to mainstream many people, this plant can also survive up to 40 years. The types of plants that have a name camellia sinensis also varied, that is black tea, oolong tea, white tea, but that does not contain tea leaves called herbal tea. Some kind of tea has benefits and usefulness of each.
      Benefits of tea is no doubt. Tea contains fluoride, amino acid l-haenine, polyphenols, quercetin, kaempfrol, myricetin, caffeine, and contains an antioxidant called catechins. It’s taste was pleasure and benefits of tea leaves that have been processed into a drink, making people unable to escape from tea. Conditions like that are exploited by entrepreneurs, it was marked with the growing proliferation of tea producers in Indonesia. Keep in mind that Indonesia is the largest tea producing country in the world’s number five. However, tea consumption in Indonesia of 0.8 kg per capita is still far below other countries in the world.
     Tea cultivation undertaken by entrepreneurs are also open employment opportunities for people living in areas surrounding plantations, they could be picking tea leaves or working in tea factories. Although it looks simple, the process of picking tea leaves can not be arbitrary, is one bud and two shoots are picked from camellia sinensis bush twice a year. The research we did on Rancabali tea plantation and tea factory Walini since tea leaves plucked from the beginning to the process of packing for distribution, it shows that tea plants through a long process to get into the hands of consumers.



Tulisan Soft Skill


Tulisan ke-1 untuk Bulan Mei

                                            
Judul : Tanaman Teh
Tema : Pembudidayaan Tanaman Teh

          Tanaman teh sudah banyak dikenal sejak dahulu sebagai minuman yang banyak diminati masyarakat Indonesia, karena harganya relatif murah teh juga banyak manfaat bagi kesehatan kita. Pengusaha tanaman teh pertama kali berada di daerah pegunungan sebelah barat RRC selatan. Bahkan, sampai saat ini diprovinsi szechwan merupakan salah satu daerah teh yang tertinggi di Asia Tenggara. Tahun 1610 hasil teh dari Tiongkok mulai diperdagangkan dinegara Belanda dan Inggris oleh pedagang Belanda. Ternyata hasil dari perdagangan teh membawa banyak keuntungan.
         Sejak saat itu, budidaya tanaman teh terus dikembangkan bahkan pada abad ke-18 teh sudah banyak dikenal orang diseluruh dunia. Teh termaksud tanaman perdu. Budidaya tanaman teh berbeda dengan tanaman perkebunan lainnya. Teh dibudidayakan lalu diolah menjadi minuman yang berkhasiat dan mengandung flouride dll. Tanaman teh yang dibudidayakan saat ini dibagi menjadi beberapa kelompok : Teh hitam, Teh Oolong, Teh hijau, Teh herbal (teh bohongan), Teh putih yang baru popular saat ini.
        Kekurangan teh : Tidak boleh diminum bila lebih dari 24 jam, karena menyebabkan diare. Bila berlebihan mengganggu penyerapan zat besi hingga penyebab anemia, mengganggu fungsi ginjal, bahkan dapat merusak ginjal. Wanita menyusui dilarang minum teh kental. Manfaat teh : Dapat mencegah dan menurunkan tekanan darah tinggi, Mencegah timbulnya kadar gula darah yang tinggi, Menurunkan kadar kolesterol, Menurunkan resiko terkena berbagai penyakit hati, Menurunkan resiko terkena stroke.



Tulisan Softskill


Tulisan ke-3 untuk Bulan Mei

Judul : Ekonomi Syariah
Tema : Mengenal Konsep Ekonomi Syariah

  1. Masalah Perekonomian Dunia
Beberapa masalah perekonomian dunia yaitu :
·         Kesenjangan ekonomi yang sangat besar
·         Krisis keuangan semakin lama semakin bertambah jika sistemnya tidak di taati dengan benar, jika krisis keuangan memperpanjang maka siklus yang terjadi semakin cepat.
·         Instabilitas financial market

  1. Masalah Perekonomian Bangsa
·         kemiskinan dan kualitas sumber daya manusia
·         distribusi pendapatan dan kesenjangan ekonomi
·         kondisi infrakstuktur
·         korupsi » sudah seharusnya KKN di Indonesia harus benar-benar diberantaskan atau di basmi supaya tidak semakin merugikan rakyat indonesia dan berharap mentaati ketentuan hukum yang berlaku.

  1. Pandangan Hidup
Pandangan hidup menurut ilmu ekonomi :
·         Tidak ada satu pun cabang ilmu yang netral
·         Ekonomi sangat dipengaruhi oleh sistem nilai yang dianutnya


·         Memahami sistem nilai yang berarti perlu memahami konsep ”pandangan hidup”

Komponen pandangan hidup

·         Konsep tentang tuhan
·         Konsep tentang agama
·         Konsep manusia
·         Konsep tentang alam
·         Konsep tentang pengetahuan
·         Konsep tentang tujuan hidup

  1. Perkembangan Ekonomi Syariah
Ada 3 tahap perkembangan ekonomi syariah, yaitu :
1.   Tahap I (600-1500 M) periode klasik ekonomi syariah
·         Pondisi dasar ekonomi syariah adalah turunnya Al Quran dan Hadist Nabi
·         Tidak mengklaim sebagai ilmu ekonomi islam, yang awal mulanya muncul pada abad 19
·         Perkembangan teori klasik ekonomi syariah melalui karya para ulama, misalnya Al-Ghazali

2.   Tahap II (1500-1950 M) periode stagnasi
·         Hampir tidak ada perkembangan keilmuan dari tahap I
·         Kontribusi signifikan pada tahap ini adalah adanya konsep asuransi syariah dan wakaf tunai yang dibahas oleh Ibn Abidin pada tahun 1784-1836
·         Wakaf tunai berkembang pada periode turki usmani

3.    Tahap III (1950-sekarang) periode kebangkitan kembali
·         Kebangkitan kembali ilmu ekonomi syariah
·         Pendiri IDB tahun 1974
·         Konferensi internasional tentang pembangunan ilmu ekonomi syariah tahun 1976 di Mekkah
·         Lahirlah IIU Islam abad (1980) dan IIU Malaysia (1983). Awal mulanya IIU akan di Indonesia, tetapi tidak jadi.